Di era digital dan teknologi seperti saat ini, terdapat banyak peluang bisnis online yang dapat dilakukan tanpa harus keluar rumah. Side hustle atau pekerjaan sampingan bisa menjadi cara yang efektif untuk menambah penghasilan.
Side hustle sendiri bisa dikatakan bagian dari "gig economy" serta masa depan pekerjaan. Jika kamu sukses dalam menjalani side job tersebut, dalam beberapa tahun kedepan mungkin kamu bisa meninggalkan pekerjaan dan bertransisi ke ekonomi gig.
Dengan munculnya digitalisasi bisnis dan sektor pekerjaan, ada banyak peluang pada industri digital untuk dicoba.
Berikut ini adalah 9 side hustle digital yang bisa kamu coba dari rumah:
1. Freelance Writing (Menulis Lepas)
Jika kamu suka menulis, kamu bisa mencoba menjadi penulis lepas untuk berbagai jenis konten seperti artikel, blog, atau copywriting.
Platform seperti Upwork, Freelancer, dan Fiverr menawarkan banyak kesempatan untuk menulis dan mendapatkan penghasilan.
Sebelum memulai pastikan kamu memahami skill, minat serta sektor mana yang banyak dicari, apakah itu penulis kreatif, technical writer, ghostwriting dan banyak lagi.
Kamu bisa membaca lebih lanjut terkait cara menjadi seorang freelance writing pada tautan artikel berikut.
2. Desain Grafis
Desain grafis juga terbilang cukup populer serta menjadi side hustle yang sedang banyak dicari oleh bisnis ataupun individu.
Jika kamu memiliki kemampuan desain grafis, kamu bisa menawarkan jasa desain untuk logo, brosur, atau media sosial.
Software seperti Adobe Photoshop dan Illustrator sangat berguna, dan kamu bisa menemukan klien di platform seperti 99Designs, Dribbble, atau Behance.
3. Penerjemah Bahasa
Kamu menguasai lebih dari satu bahasa? menjadi translator bisa menjadi side hustle yang menguntungkan saat ini.
Banyak perusahaan atau individu yang membutuhkan jasa penerjemahan dokumen atau teks. Kamu bisa mencari pekerjaan penerjemahan di situs seperti ProZ atau TranslatorsCafe.
Untuk menjadi seorang translator pastikan memiliki skills dalam memahami berbagai bahasa dan aksen, mampu menulis dengan baik dan benar, cultural knowledge, Computer-Assited Translation (CAT), creativity dan attention to detail.
4. Jasa Virtual Assistant (Asisten Virtual)
Sebagai asisten virtual, kamu akan membantu bisnis atau individu dengan tugas administratif, seperti pengelolaan email, penjadwalan, atau riset.
Tugas ini bisa dilakukan sepenuhnya secara remote, dan banyak di jumpai pada situs seperti Belay atau Time Etc.
5. Pembuatan Konten untuk Media Sosial
Banyak bisnis membutuhkan bantuan untuk mengelola akun media sosial mereka.
Tugas utamanya yakni menciptakan konten menarik dan strategis, kamu bisa menawarkan jasa pengelolaan media sosial, termasuk pembuatan konten dan iklan berbayar.
Saat ini social media specialist juga banyak dibutuhkan, ini sangat cocok untuk mahasiswa yang ingin mencoba side hustle hanya bermodalkan smartphone saja.
6. Affiliate Marketing
Affiliate adalah salah satu ide bisnis digital yang cukup populer saat ini sert dapat dilakukan tanpa modal sama sekali.
Dengan affiliate marketing, kamu mempromosikan produk atau layanan dari perusahaan lain dan mendapatkan komisi untuk setiap penjualan yang dilakukan melalui link afiliasi kamu.
Banyak blogger dan YouTuber sukses dengan model bisnis ini, dan kamu bisa bergabung dengan program afiliasi di platform seperti Amazon Associates atau ClickBank.
Untuk memulainya pastikan mendaftar terlebih dahulu disitus yang memiliki fitur affiliate serta tentukan niche hingga bagaimana membuat konten untuk meningkatkan pembelian.
7. Pembuatan Kursus Online
Jika kamu ahli dalam bidang tertentu, kamu bisa membuat kursus online dan menjualnya di platform seperti Udemy atau Teachable.
Misalnya, kamu bisa mengajarkan keterampilan teknis, bisnis, desain, atau bahkan hobi seperti memasak atau musik.
Peluang bisnis digital dengan online course terbilang cukup menarik, kamu bisa menjual kursus dengan harga Rp 150.000 per-video. Apabila kamu dapat banyak pengguna, maka ini akan menjadi salah satu pemasukan pasif yang menarik untuk dimulai.
Pastikan kamu mengetahui bidang apa yang paling banyak dicari, gunakan platform market place dan langsung melihat mana yang sedang ramai diminati.
8. Jasa Edit Video
Jasa video editing belakangan juga banyak dibutuhkan oleh berbagai kalangan, entah itu untuk keperluan marketing, campaign serta sosial media.
Editor video sendiri bisa memperoleh bayaran sebanyak $32 perjam. Ini dengan catatan kamu mendapatkan klien potensial dari Amerika Serikat.
Sebelum memulai jasa video editing, pastikan kamu memiliki keterampilan serta paham penggunaan software editing video. Walaupun saat ini banyak AI bermunculan, jangan pernah menggunakan chatbot tersebut jika tidak diperlukan.
Kamu bisa menawarkan jasa edit video di situs freelance atau bekerja langsung dengan klien.
9. E-commerce dan Dropshipping
Berjualan online bisa dilakukan dengan mudah menggunakan platform seperti Tokopedia atau Shopee.
Kamu bisa menjual produk fisik atau menggunakan model dropshipping, di mana kamu menjual produk tanpa harus menyimpan stok.
Pertimbangkan untuk menjadi seorang reseller ataupun jika perlu menjual produk used items. E-commerce sendiri juga bukan hanya sekedar berjualan saja, kamu bisa menawarkan kemampuan kamu menjadi seorang customer service, berjualan domain, e-book dan masih banyak lagi.
0 Comments